Skip to main content

Nobatkan Mawapres Ushuluddin, SEMA-FU Gelar Penganugerahan Ushuluddin 2022

Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (SEMA-FU) Universitas Al-Azhar Kairo menyelenggarakan acara Penganugerahan Ushuluddin 2022. Acara tersebut merupakan kegiatan puncak dari rangkaian program Mawapres Ushuluddin, yang bertujuan untuk mengapresiasi para mahasiswa berprestasi dari Fakultas Ushuluddin, serta memotivasi dan menginspirasi orang-orang disekitarnya untuk lebih banyak berkarya. Acara yang mengangkat tema “Awarding the best, inspiring the rest” ini berlangsung secara luring di Masjid As-Salam, Hayy ‘Asyir, Kamis (21/07).
 
Nominasi Penganugerahan Ushuluddin ini telah melalui berbagai tahapan seleksi di setiap tingkat yang terpilih. Nominasi Pengajar Mabar Terbaik dipilih dari jajaran mentor mabar yang telah diadakan oleh SEMA-FU, lalu pemenang ditentukan melalui voting. Untuk Mahasiswa Berprestasi Terbaik dan Terfavorit, calon nominator harus mendaftar dengan melampirkan sebuah artikel, yang setelah itu kembali diseleksi untuk menjadi nominator dan dipilih melalui voting. Sementara itu, pemenang nominasi Arkamuda Terbaik, Dewan Pengurus Terbaik dan Hall of Fame ditentukan dari hasil musyawarah yang ketat oleh divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) SEMA-FU.
 
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 120 orang yang merupakan nominator, panitia, dan anggota SEMA-FU. Wakil Presiden PPMI, Ustadz Kevin Damara, Lc., juga turut hadir dalam acara ini. 
 
Selain pembacaan para nominator dan pemberian plakat kepada pemenang yang bersangkutan, acara Penganugerahan Ushuluddin ini juga dimeriahkan oleh dengan beberapa performa dari Masisir Musik Gram, anggota SEMA-FU dan Arkamuda.
 
Ketua Panitia Penganugerahan Ushuluddin 2022, Muhammad Husnil Khuluqi mengatakan bahwa acara ini adalah acara penghargaan pertama yang dilakukan oleh SEMA-FU, sekaligus acara penutup masa bakti Kabinet Rabithah yang merupakan akhir dari program kerja PSDM.
 
“Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi saya untuk mengembangkan diri saya.” ucap salah satu pemenang Penganugerahan Ushuluddin 2022.
 
Berikut ini adalah daftar pemenang Penganugerahan Ushuluddin 2022.
 
Arkamuda Terbaik
 
Diana Kamilatin Azizah
 
Pengajar Mabar Terbaik
 
Putra
Tingkat 1 : Razi Alif Al Faiz
Tingkat 2 : Muhammad Afif Muchtar
 
Putri
Tingkat 1 : Afaf Zahra Nur Karimah
Tingkat 2 : Nurul Fitriah
 
Dewan Pengurus Terbaik
 
Putra
A’lie Ilham Al-Mashuri
 
Putri
Intan Nur Faizah
 
Hall of Fame
Ust. Afifuddin
Ust. Arief
Ust. Rofi
 
Mahasiswa Berprestasi Terbaik
 
Putra
Tingkat 2 : Rifqi Fardhana Nur Syafnie
Tingkat 3 : M. Fathan Winarto
Tingkat 4 : Hamzah Assad Abdul Jabbar
 
Putri
Tingkat 2 : Intan Nur Faizah
Tingkat 3 : Hunna Hayyu Rosyida
Tingkat 4 : Tanzila Feby Nur Aini
 
Mahasiswa Berprestasi Terfavorit
 
Putra
Rifqi Fardhana Nur Syafnie
 
Putri
Nurul Fitriah



Oleh: Nahwa Haya Aghniarizka

Comments

Popular posts from this blog

Apa Makna Sifat Wahdaniyah?

Sifat wahdaniyah merupakan salah satu sifat Salbiyah dari sifat-sifat wajib Allah. Sifat salbiyyah yaitu: هي الصفات التي تنفي عن الله ما لا يليق بذاته تعالى "Sifat-sifat yang menafikan dari Allah segala sifat yang tidak layak pada Dzat-Nya" Maka sifat wahdaniyah adalah sifat yang menafikan at-ta'ddud (berbilang-bilang), baik itu berbilang dalam dzat (at-ta'addud fî ad-dzât), berbilang dalam sifat (at-ta'addud fî ash-shifât) dan berbilang pada perbuatan (at-ta'addud fî al-af'âl). Adapun rinciannya sebagai berikut: 1.        Keesaan Dzat (Wahdah ad-Dzât) , ada dua macam: a.        Nafyu al-Kamm al-Muttashil (menafikan ketersusunan internal) Artinya, bahwa dzat Allah tidak tersusun dari partikel apapun, baik itu jauhar mutahayyiz, 'ardh ataupun jism. Dalil rasional: "Jikalau suatu dzat tersusun dari bagian-bagian, artinya dzat itu membutuhkan kepada dzat yang membentuknya. Sedangkan Allah mustahil membutuhkan pada suatu apapun. Ma

10 Prinsip Dasar Ilmu Tauhid

A. Al-Hadd: Definisi Ilmu Tauhid Ilmu Tauhid adalah ilmu pengetahuan yang bisa meneguhkan dan menguatkan keyakinan dalam beragama seorang hamba. Juga bisa dikatakan, ilmu Tauhid adalah ilmu pengetahuan yang membahas jalan dan metode yang bisa mengantarkan kita kepada keyakinan tersebut, melalui hujjah (argumentasi) untuk mempertahankannya. Dan juga ilmu tentang cara menjawab keraguan-keraguan yang digencarkan oleh musuh-musuh Islam dengan tujuan menghancurkan agama Islam itu sendiri. B. Maudhu’: Objek Pembahasan Ilmu Tauhid Ada beberapa pembahasan yang dijelaskan dalam ilmu ini, mulai dari pembahasan `maujud` (entitas, sesuatu yang ada), `ma’dum` (sesuatu yang tidak ada), sampai pembahasan tentang sesuatu yang bisa menguatkan keyakinan seorang muslim, melalui metode nadzori (rasionalitas) dan metode ilmi (mengetahui esensi ilmu tauhid), serta metode bagaimana caranya kita supaya mampu memberikan argumentasi untuk mempertahankan keyakinan tersebut. Ketika membahas ent

10 Prinsip Dasar Ilmu Mantiq

 كل فن عشرة # الحد والموضوع ثم الثمرة ونسبة وفضله والواضع # والاسم الاستمداد حكم الشارع مسائل والبعض بالبعض اكتفى # ومن درى الجميع حاز الشرفا      Dalam memahami suatu permasalahan, terkadang kita mengalami kekeliruan/salah paham, karena pada tabiatnya akal manusia sangat terbatas dalam berpikir bahkan lemah dalam memahami esensi suatu permasalahan. Karena pola pikir manusia selamanya tidak berada pada jalur kebenaran. Oleh karena itu, manusia membutuhkan seperangkat alat yang bisa menjaga pola pikirnya dari kekeliruan dan kesalahpahaman, serta membantunya dalam mengoperasikan daya pikirnya sebaik mungkin. Alat tersebut dinamakan dengan ilmu Mantiq. Pada kesempatan ini, kami akan mencoba mengulas Mabadi ‘Asyaroh - 10 prinsip dasar -  ilmu Mantiq. A.  Takrif: Definisi Ilmu Mantiq      Ditinjau dari aspek pembahasannya, ilmu Mantiq adalah ilmu yang membahas tentang maklumat – pengetahuan - yang bersifat tashowwuri (deskriptif) dan pengetahuan yang besifat tashdiqi (definit