Skip to main content

Selenggarakan Peringatan HUT ke-19, SEMA-FU Pererat Ukhuwah Antar Anggota



Cairo - Ahad (1/11), Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin mengadakan Acara Peringatan HUT SEMA-FU yang ke-19 di Aula KMNTB.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden PPMI, para Gubernur Kekeluargaan, perwakilan beberapa afiliasi, serta para demisioner Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin.

Syarif Hidayatullah, ketua panitia dalam acara ini mengatakan bahwa perayaan HUT ini merupakan bentuk rasa syukur mengingat 19 tahun bukanlah waktu yang sebentar. Juga acara HUT ini sebagai momentum untuk berkontemplasi dari panjangnya perjalanan yang sudah dilalui bersama. 

Ustadz Rapta Rizkan Faizi, selaku pemateri memberikan nasihat kepada seuruh DP SEMA-FU bahwa selama kita membantu sesama maka Allah akan membantu kita. 

Selain Khataman Al-Qur'an, para peserta HUT juga berusaha menggapai berkah bertambahnya usia dengan bershoawat, sekaligus sebagai bentuk peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara inti HUT ditutup dengan sesi potong tumpeng sekaligus do'a dan dilanjutkan dengan sesi sharing serta tukar kado untuk seluruh Dewan Pengurus.

Dalam sesi sharing tersebut, Rifky Ramdhani, Wapres PPMI Mesir juga mantan ketua SEMA-FU menganggap bahwa SEMA-FU adalah keluarga bukan organisasi.

"Menurutku SEMA-FU bukan hanya sebuah organisasi, tapi keluarga," ucapnya

Acara yang berakhir pada pukul 7 malam ini berjalan lancar dan terasa sangat harmonis. Terlihat dari seluruh anggota DP Senat yang sangat menikmati acara HUT ke-19 ini.

(Alfu Zahrah)

Comments

Popular posts from this blog

Apa Makna Sifat Wahdaniyah?

Sifat wahdaniyah merupakan salah satu sifat Salbiyah dari sifat-sifat wajib Allah. Sifat salbiyyah yaitu: هي الصفات التي تنفي عن الله ما لا يليق بذاته تعالى "Sifat-sifat yang menafikan dari Allah segala sifat yang tidak layak pada Dzat-Nya" Maka sifat wahdaniyah adalah sifat yang menafikan at-ta'ddud (berbilang-bilang), baik itu berbilang dalam dzat (at-ta'addud fî ad-dzât), berbilang dalam sifat (at-ta'addud fî ash-shifât) dan berbilang pada perbuatan (at-ta'addud fî al-af'âl). Adapun rinciannya sebagai berikut: 1.        Keesaan Dzat (Wahdah ad-Dzât) , ada dua macam: a.        Nafyu al-Kamm al-Muttashil (menafikan ketersusunan internal) Artinya, bahwa dzat Allah tidak tersusun dari partikel apapun, baik itu jauhar mutahayyiz, 'ardh ataupun jism. Dalil rasional: "Jikalau suatu dzat tersusun dari bagian-bagian, artinya dzat itu membutuhkan kepada dzat yang membentuknya. Sedangkan Allah mustahil membutuhkan pada suatu apapun. Ma

10 Prinsip Dasar Ilmu Tauhid

A. Al-Hadd: Definisi Ilmu Tauhid Ilmu Tauhid adalah ilmu pengetahuan yang bisa meneguhkan dan menguatkan keyakinan dalam beragama seorang hamba. Juga bisa dikatakan, ilmu Tauhid adalah ilmu pengetahuan yang membahas jalan dan metode yang bisa mengantarkan kita kepada keyakinan tersebut, melalui hujjah (argumentasi) untuk mempertahankannya. Dan juga ilmu tentang cara menjawab keraguan-keraguan yang digencarkan oleh musuh-musuh Islam dengan tujuan menghancurkan agama Islam itu sendiri. B. Maudhu’: Objek Pembahasan Ilmu Tauhid Ada beberapa pembahasan yang dijelaskan dalam ilmu ini, mulai dari pembahasan `maujud` (entitas, sesuatu yang ada), `ma’dum` (sesuatu yang tidak ada), sampai pembahasan tentang sesuatu yang bisa menguatkan keyakinan seorang muslim, melalui metode nadzori (rasionalitas) dan metode ilmi (mengetahui esensi ilmu tauhid), serta metode bagaimana caranya kita supaya mampu memberikan argumentasi untuk mempertahankan keyakinan tersebut. Ketika membahas ent

10 Prinsip Dasar Ilmu Mantiq

 كل فن عشرة # الحد والموضوع ثم الثمرة ونسبة وفضله والواضع # والاسم الاستمداد حكم الشارع مسائل والبعض بالبعض اكتفى # ومن درى الجميع حاز الشرفا      Dalam memahami suatu permasalahan, terkadang kita mengalami kekeliruan/salah paham, karena pada tabiatnya akal manusia sangat terbatas dalam berpikir bahkan lemah dalam memahami esensi suatu permasalahan. Karena pola pikir manusia selamanya tidak berada pada jalur kebenaran. Oleh karena itu, manusia membutuhkan seperangkat alat yang bisa menjaga pola pikirnya dari kekeliruan dan kesalahpahaman, serta membantunya dalam mengoperasikan daya pikirnya sebaik mungkin. Alat tersebut dinamakan dengan ilmu Mantiq. Pada kesempatan ini, kami akan mencoba mengulas Mabadi ‘Asyaroh - 10 prinsip dasar -  ilmu Mantiq. A.  Takrif: Definisi Ilmu Mantiq      Ditinjau dari aspek pembahasannya, ilmu Mantiq adalah ilmu yang membahas tentang maklumat – pengetahuan - yang bersifat tashowwuri (deskriptif) dan pengetahuan yang besifat tashdiqi (definit