Skip to main content

Sidang di Penghujung Tahun, Ustaz Ashrun Raih Predikat Mumtaz


ushuluddin.com, Kairo - Pekan terakhir tahun 2019, Ustaz Ashrun Mubarok Malik, mahasiswa asal kekeluargaan Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKS) raih gelar magister. Sidang diadakan pada Rabu (25/12) di Aula Imam Dzahabi, Fakultas Ushuluddin.

Mahasiswa senior yang mengambil Jurusan Hadits tersebut diuji oleh Doktor Musthafa Hasan Husain Abu Al-Khabar, dosen Ilmu Hadits di Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar Kairo dan Ustadz Khalid Syakir Utbah Sulaiman yang merupakan dosen Ilmu Hadist di Universitas Al-Azhar Thanta.

Judul yang dibawakan oleh Ustaz Ashrun adalah (المهيّأ في كشف أسرار الموطأ برواية الإمام محمد بن الحسن الشيباني تأليف الشيخ عثمان بن يعقوب الكماخي المتوفى ١١٧١ ه من أول باب القراءة فى الصلاة فى السفر من كتاب الصلاة إلى نهاية باب المشى بالجنائز و المشى معها - من كتاب الجنائز - دراسة و تحقيق و تعليق)

Dibawah bimbingan Syaikh Mahmud Abdul Khalik Hulwah, Ustaz Ashrun mendapat predikat Mumtaz pada pembacaan nilai di akhir sidang. Tepuk tangan riuh menutup acara.

Oleh: Prima Rahmadi
Editor: Alif Rafdi

Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa Asal Lampung Sukses Raih Gelar Doktor di Universitas al-Azhar Kairo

Universitas al-Azhar selalu memberikan kejutan kepada para insan yang haus akan cahaya ilmu. Tentu saja karena tekad al-Azhar, semenjak didirikannya sampai pada umurnya yang sekarang ini 1048 tahun, terus memberikan kontribusi kepada umat manusia dalam banyak hal. Baik yang berkaitan tentang keilmuan, pemberdayaan masyarakat, tetap aktif menyebarkan pemikiran yang moderat dan masih banyak lagi kontribusinya kepada dunia.
     Jika melihat dari segi keilmuan, maka dunia sudah tahu dan mengakui posisi al-Azhar saat ini. Hingga tersebarnya sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa “kalaulah kakbah itu kiblat ibadah sholat maka al-Azhar adalah kiblat bagi para penuntut ilmu”. Ungkapan tersebut menggambarkan kuatnya posisi al-Azhar dalam membina serta membimbing para penuntut ilmu dari seluruh belahan dunia. Al-Azhar dengan konsep jāmi'ah atau universitas terbagi menjadi beberapa fakultas yang mengarahkan para mahasiswanya untuk memilih spesialisasi dalam berbagai bidang ilmu agama. …

Eratkan Tali Persaudaraan, SEMA-FU Kunjungi Kediaman Hammam Nasrullah, Lc

ushuluddin.com, Kairo - Bagian Humas Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin mengadakan silaturahim ke kediaman Hamam Nasrullah, Lc di Darrosah. Acara yang diselenggarakan pada Selasa (5/11) pukul 15.00 CLT  ini merupakan salah satu program kerja Bagian Humas yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan sesama anggota senat dari beberapa periode juga sebagai wadah bertukar pengalaman dari beberapa senior.

     “Sibuk berorganisasi itu boleh, tapi jangan sampai prestasi akademik kita terbengkalai, dan jangan sampai hal itu membuat kalian menyesal”. Ujar Ketua Senat Fakultas Ushuluddin periode 2014-2015 tersebut mengawali bincang santai bersama anggota Humas kali ini.

     Tak lepas dari jabatannya sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin 14/15, Hammam Nasrullah, Lc menceritakan bagaimana perjalanan senat pada periode itu yang hanya berkecimpung pada pelaksanaan bimbingan belajar dan acara-acara akademik seperti bedah tesis dan disertasi saja. Selain itu masih banyak lag…

Ibrahim al-Hudhud, Mantan Rektor yang Tidak Ambisi Jabatan

WEEKLY PROFILE KE-21 PROF. DR. IBRAHIM SHALAH AL-HUDHUD
-------------------------------

Pada Weekly Profile ke-14 lalu, SEMA-FU mengangkat profil tokoh legendaris al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Abu Musa, pakar sastra Arab terkemuka dan juru kunci pusaka-pusaka Imam Abdul Qahir Al-Jurjani yang diestafeti dari gurunya al-'Allamah al-MuhaqqiqSyekh Mahmud Muhammad Syakir, murid terbaik dari sastrawan kawakan Mesir Syekh Musthafa Shadiq al-Rafi'i. Dalam produktifitas berkarya, Abu Musa tak hanya menukil rumusan-rumusan ilmu yang sudah ada. Dari penelitiannya, ia banyak menawarkan pemikiran baru yang luput (novelty) dari pembicaraan ulama balaghah masa lampau yang dikumpulkan dalam kitabnya "al-Maskūt 'Anhu". Walaupun kini telah memasuki usia senja, sang pendidik hebat itu telah sukses melakukan regenerasi penerus estafet. Banyak dari murid-muridnya yang kini telah menjadi raksasa ilmu bahasa Arab, antara lain Prof. Dr. Ibrahim Sholah al-Hudhud, mantan rektor Universitas al…